Hubungan Antara Berpikir Kritis Dan Konsep Diri Dengan Sikap Terhadap Pengembangan Karir Pegawai Negeri Sipil Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Riau

Abstrak: Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menguji  secara  empirik  hubungan  antara  berpikir  kritis  dan konsep diri dengan sikap pegawai negeri sipil terhadap pengembangan karir. Subjek penelitian adalah pegawai negeri sipil Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Riau berjumlah 80 orang. Data penelitian ini dikumpulkan melalui tiga skala dari tiga variabel yang akan diukur yaitu skala berpikir kritis, skala konsep diri dan skala sikap terhadap pengembangan karir. Teknik analisis data  yang  digunakan  adalah  Analisis  Regresi  Ganda..  Berdasarkan  hasil  analisis  regresi terhadap  data  kemampuan  berpikir  kritis  dan  konsep  diri  dengan  sikap  terhadap pengembangan karir diperoleh hasil koefisien regresi R = 0,842, koefisien korelasi F-reg = 93,569  dengan  nilai  p  =  0,000  dan  koefisien  determinasi  (R²)  sebesar  0,708  atau  70,8  %. Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi tersebut maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima yaitu ada hubungan positif yang sangat signifikan antara berpikir kritis dan konsep diri dengan sikap terhadap pengembangan karir pegawai negeri sipil. Kedua variabel  memberikan  sumbangan  efektif  yang  berpengaruh  pada  sikap  terhadap pengembangan karir pegawai, dimana sumbangan efektif dari variabel berpikir kritis adalah 22,51% dan sumbangan efektif dari variabel konsep diri adalah 48,29%. 
Kata kunci: berpikir kritis, konsep diri, sikap terhadap pengembangan karir
Penulis: Yuliana Intan Lestarim Asmadi Alsa
Kode Jurnal: jppiodd120027

Artikel Terkait :