FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM; Studi Filosofis atas Tujuan dan Metode Pendidikan Islam
Abstrak: Pandangan Islam
tentang manusia dan kehidupan terbentuk dengan asas harnomi dan gabungan antara
indera, akal, dan hati yang beriman. Harmoni ketiganya itu merupakan pangkal
epistimologis paling fundamental dalam filsafat Islam. Permikiran dengan
penghayatan dimanfaatkan sebagai instrumen atau alat dalam melakukan riset
berdasar kerangka epistimologis tersebut. Aktifitas berpikir dianggap sebagai
sebuah tugas suci dalam Islam, dan berpikir adalah alat untuk melahirkan hidup
yang progresif, yang terbentuk dengan cara menyerap nilai-nilai dari realitas.
Pendidikan Islam harus menjadi proses mencetak “insan kamil” yang mampu
memaksimalkan seluruh potensi dirinya. Lazimnya metode pendidikan harus
mencerminkan nuansa integratif-interkonektif yang mampu merangsang
berkembangnya potensi secara maksimal.
Penulis: Rohinah
Kode Jurnal: jppendidikandd140112