BIAYA OPERASI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI KATEGORI SBI/RSBI DI DIY
Abstrak: Penelitian bertujuan
mengungkap besar biaya
operasi (BO) dan
dana operasi nonpersonalia dalam penyusunan anggaran
Sekolah Menengah Kejuruan Bertaraf Internasioanl (SMK-BI) di Daerah Istimewa
Yogyakarta (DIY). Penelitian
evaluatif populatif ini
menggunakan model discrepancy dengan
pendekatan penghitungan biaya
berbasis kegiatan (activity
based costing, disingkat ABC).
Data dikumpulkan melalui wawancara dan kaji dokumen kemudian dianalisis secara kualitatif
dan kuantitatif. Hasil
menunjukkan bahwa pengelola
belum pernah menghitung besar
BO nonpersonalia per
Program Keahlian (PK)
sehingga anggaran disusun per sekolah
dan tidak mengakomodasi
perbedaan kebutuhan bahan
dan alat habis
pakai (BAHP) antar PK.
Besar BO nonpersonalia
SMK-BI di DIY
hampir sama dengan
standar biaya SMK SSN,
yaitu Rp2.166.237,00 untuk
kelompok bidang non-teknik
dan sebesar Rp2.287.066,00 untuk kelompok bidang
teknik. Dana operasi
nonpersonalia dari Pemerintah sekitar 10%
s.d. 16% dari
kebutuhan sehingga tidak
cukup untuk pengadaan
BAHP sekitar 10,5% s.d. 19,4%
(idealnya 10% s.d. 30%) sehingga yang
ditanggung orang tua siswa sebesar 84% s.d.
90%. Pemerintah perlu
mengalokasikan dana operasi
program peningkatan mutu sekolah
seperti SMK-BI sesuai
kebutuhan dan mendorong
penerapan anggaran berbasis kinerja.
Penulis: Moch Alip
Kode Jurnal: jppendidikandd140024