PERTUMBUHAN LARVA Aedes aegypti PADA AIR TERCEMAR

ABSTRAK: Nyamuk Ae. aegypti adalah vektor primer virus Dengue, terbukti mau bertelur pada air perindukan yang tidak bersih. Telur  Ae.   aegypti  dapat menetas pada air comberan, meskipun belum diketahui ketahanan hidup dan pertumbuhan larva menjadi pupa dan nyamuk dewasa.
Tujuan: Mengetahui ketahanan hidup dan pertumbuhan  larva Ae.aegypti pada berbagai jenis air perindukan yaitu air sumur gali, air comberan, air limbah sabun mandi dan air bersih.
Metode :  Empat jenis air perindukan diambil secara langsung dari pemukiman penduduk dan langsung digunakan.. Telur Ae. aegypti strain laboratorium ditetaskan pada media air bersih. Larva dipelihara hingga berumur 3 hari. Sampel sebanyak 25 ekor larva sehat dimasukkan ke enam jenis air perindukan. Jumlah larva yang bertahan hidup, menjadi pupa dan nyamuk dewasa diamati dan dihitung setiap hari selama 1 bulan. Data ketahanan dan pertumbuhan larva dianalisis secara diskriptif dan komparatif.
Hasil: Larva Ae. aegypti dapat bertahan hidup pada air got, SGL, dan PAM, dengan rerata yang berbeda nyata. Kematian larva pada air SGL dan PAM sangat tinggi (> 97%). Pertumbuhan larva secara  normal hanya terjadi pada media perindukan air got. Larva Ae. aegypti tidak dapat tumbuh menjadi pupa pada air SGL dan PAM, bahkan tidak bertahan hidup pada air limbah sabun mandi. 
Kesimpulan: Air got yang didiamkan dan jernih menjadi tempat perindukan yang baik bagi Ae. aegypti, sehingga keberadaannya perlu diperhatikan dalam pembersihan sarang nyamuk. 
Kata kunci: Larva Ae. aegypti, pupa, nyamuk dewasa, air perindukan tercemar
Penulis: Sayono, S Qoniatun,  Mifbakhuddin
Kode Jurnal: jpkesmasdd110071

Artikel Terkait :