BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIK PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA RADIOGRAFER DI INSTALASI RADIOLOGI 4 RUMAH SAKIT DI KOTA SEMARANG
ABSTRAK: APD adalah salah satu
pelindung radiografer dari bahaya efek
radiasi. Berdasarkan pengamatan masih banyak radiografer yang belum patuh
menggunakan APD, khususnya radiografer di 4 Rumah Sakit di kota Semarang.
Tujuan: Mengetahui beberapa faktor yang mempengaruhi radiografer dalam
menggunakan APD pada saat bekerja.
Metode: Jenis penelitian ini adalah explanatory, metode yang digunakan
adalah observasi dan wawancara dengan Pendekatan croos sectional. Populasi
adalah radiografer 4 rumah sakit di kota Semarang. Jumlah sampel adalah 31 orang.
Variabel bebas penelitian
ini adalah umur, pendidikan, pelatihan,
masa kerja, keberadaan Protap. variabel terikatnya
adalah praktik pemakaian APD. Analisis data menggunakan Chi Square.
Hasil: Radiografer yang tidak patuh menggunakan APD 96,8 % dan tidak ada
hubungan yang bermakna antara umur p = 0,484 pendidikan p = 1,000 pelatihan p =
1,000 masa kerja 0,387 dengan praktik penggunaan APD.
Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara umur, pendidikan, pelatihan,
keberadaan protap dengan praktik penggunaan APD.
Penulis: Yuli Hendra, Margo
Utomo, Trixie Salawati
Kode Jurnal: jpkesmasdd110070