PENGARUH TERAPI DIET PISANG AMBON (MUSA PARADISIACA VAR. SAPIENTUM LINN) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA KLIEN HIPERTENSI DI KOTA BITUNG
Abstrak: Prevalensi hipertensi
di Indonesia mencapai 31,7 % dan sebagian besar kasus hipertensi di masyarakat
belum terdeteksi. Hipertensi merupakan penyebab utama penyakit jantung, gagal
ginjal, dan stroke. Salah satu terapi non farmakologi yang dapat menurunkan
tekanan darah ialah pisang ambon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh terapi diet pisang ambon (Musa Paradisiaca var. Sapientum Linn) dalam
menurunkan tekanan darah pada klien hipertensi. Jenis penelitian yang digunakan
ialah one group pre test-post test. Pendekatan sampel yang dipakai adalah
sampling non probabilitas dengan metode purposive sampling. Banyaknya sampel
yang digunakan ialah 22 orang yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan
eksklusi. Hasil uji t berpasangan data tekanan darah sistolik sebelum dan
sesudah diberikan terapi menunjukkan p value 0,000. Hasil uji t berpasangan
tekanan darah diastolik sebelum dan sesudah diberikan terapi menunjukkan p
value 0,000. Hal ini berarti secara signifikan terapi diet pisang ambon
menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada klien hipertensi. Pisang
dapat menurunkan tekanan darah karena mengandung kalium tinggi yang bekerja
mirip obat antihipertensi di dalam tubuh manusia. Dapat disimpulkan bahwa
terapi diet pisang ambon (Musa Paradisiaca var. Sapientum Linn) dapat
menurunkan tekanan darah pada klien hipertensi di Kota Bitung. Di hari
selanjutnya, masyarakat sebaiknya mengukur tekanan darah secara rutin, hidup
dengan pola hidup sehat, dan mereka dapat mengonsumsi pisang untuk mencegah
maupun mengontrol tekanan darah mereka.
Penulis: Lizel R. Tangkilisan,
Sonny Kalangi, Gresty Masi
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130310