PENGARUH PENGGUNAAN CAHAYA BUATAN TERUS MENERUS TERHADAP PERILAKU Aedes aegypti MENGHISAP DARAH
ABSTRAK: Nyamuk Aedes aegypti menghisap darah pada
pagi hari pukul 08.00 – 10.00 dan sore hari pukul 15.00 – 17.00; tidak pada
malam hari. Namun dengan pencahayaan terus menerus siang dan malam belum
diketahui pengaruhnya terhadap perilaku nyamuk Aedes aegypti mengisap darah.
Tujuan: Mengetahui pengaruh
pencahayaan buatan terus menerus terhadap perilaku nyamuk Aedes aegypti menghisap darah.
Metode: Penelitian eksperimen kuasi dengan rancangan post test only with
control group design. Subyek penelitian adalah nyamuk Aedes aegypti betina
hasil tetasan berumur 3 hari dengan besaran sampel adalah 25 ekor pada setiap
perlakuan. Perlakuan yang diterapkan pada penelitian ini dengan memberikan
cahaya buatan secara terus menerus sebagai variable bebas, sedangkan variable
terikatnya adalah perilaku Aedes aegypti
menghisap darah. Penelitian dilakukan di dalam ruangan 3 x 3 meter
dengan binatang marmot sebagai umpan nyamuk dan pengamatan pertama di mulai
pada jam 19.00, selanjutnya pengamatan dilakukan setiap 3 jam dengan mengamati
jumlah nyamuk yang
menghisap darah. Data
yang diperoleh dilakukan
editing, tabulating, processing
dan cleaning kemudian data dianalilis secara deskriptif
dan analitik dengan uji statistik Kolmogorov Smirnov dan uji Kruskal-Wallis.
Hasil: Jumlah nyamuk Aedes aegypti
yang menghisap darah terbanyak pada ruang yang menggunakan cahaya buatan dengan
intensitas 40 watt dengan rata-rata 11,22 dan yang terendah pada ruangan tanpa diberikan
cahaya buatan (kontrol) dengan rata-rata 9,42. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan nilai p=0,554 (> 0,05),
artinya tidak ada perbedaan yang signifikan perilaku Aedes aegypti menghisap darah karena pengaruh pencahayaan
buatan terus-menerus.
Kesimpulan: Tidak ada perbedaan yang signifikan perilaku Aedes aegypti
menghisap darah karena pengaruh pencahayaan buatan terus-menerus
(p=0,554).
Penulis: B. Waluyo, Sayono, U.
Nurullita
Kode Jurnal: jpkesmasdd110073