PENGARUH PELATIHAN TEORI BANTUAN HIDUP DASAR TERHADAP PENGETAHUAN RESUSITASI JANTUNG PARU SISWA-SISWI SMA NEGERI 1 TOILI
Abstrak: Latar Belakang.
Bantuan hidup dasar (BHD) adalah tindakan darurat untuk membebaskan jalan
napas, membantu pernapasan dan mempertahankan sirkulasi darah tanpa menggunakan
alat bantu. Yang termasuk tindakan BHD Resusitasi jantung paru (RJP) adalah
suatu tindakan darurat, sebagai suatu usaha untuk mengembalikan keadaan henti
napas dan henti jantung, guna mencegah kematian biologis. Tujuan. Mengetahui
pengaruh pelatihan bantuan hidup dasar terhadap pengetahuan resusitasi jantung
paru siswa-siswi SMA Negeri 1 Toili.
Metode. penelitian ini menggunakan desain penelitian One-Group Pre test-post test
Design untuk membandingkan pengetahuan RJP sebelum dan sesudah pelatihan.
Jumlah sampel yang digunakan yaitu 72 orang yang terdiri dari 37 orang anggota
pramuka dan 35 anggota PMR. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS dan
uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil. hasil uji statistik
Wilcoxon Signed Rank Test pada responden yaitu terdapat pengaruh yang
signifikan dimana nilai p-value =0,000 (α< 0.05). Kesimpulan. Secara
statistik ada pengaruh yang signifikan pelatihan teori bantuan hidup dasar
terhadap pengetahuan resusitasi jantung paru siswa-siswi SMA Negeri 1 Toili.
Penulis: Christie Lontoh,
Maykel Kiling, Djon Wongkar
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130286