PENGARUH LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) TERHADAP KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE DI IRINA F NEUROLOGI BLU RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO
Abstrak: Stroke merupakan
suatu penyakit kegawatdaruratan neurologis yang terjadi akibat terganggunya
aliran darah otak secara tiba-tiba yang mengakibatkan kematian sel saraf otak
sehingga terjadi disfungsi motorik dan sensorik yang berdampak pada timbulnya kecacatan ataupun kematian.
Latihan Range of Motion adalah suatu latihan yang dilakukan untuk menilai dan
meningkatkan fungsi sistem muskuloskeletal dan juga merupakan salah satu terapi
lanjutan pada pasien stroke yang bertujuan untuk meningkatkan aliran darah
otak, meminimalkan kecacatan yang ditimbulkan, sehingga dapat memperbaiki
fungsi sensorimotorik. Tujuan: Mengidentifikasi pengaruh latihan Range of
Motion terhadap kekuatan otot pasien stroke di BLU RSUP Prof Dr. R. D. Kandou
Manado. Metode: Penelitian ini bersifat Kuasi Eksperimen dengan metode
Nonequivalent Control Group Desain. Teknik sampling yang digunakan adalah
Purposive Sampling. Data primer berasal dari lembar hasil observasi pasien dan
data sekunder dari rekam medis pasien yang dirawat di Irina F Neurologi BLU
RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Sampel : Penelitian ini melibatkan 15
responden dalam periode waktu penelitian 14 Juni 2013 – 28 Juni 2013 dan
dilakukan di ruang rawat inap F Neuro BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado.
Hasil : analisa dengan menggunakan uji statistic Paired Sample T-Test dengan
tingkat kemaknaan (α) 0.05, menunjukkan score kekuatan otot sebelum dan sesudah
dilakukan latihan range of motion mengalami peningkatan score rata-rata 3.87.
Kesimpulan : adanya pengaruh latihan range of motion terhadap kekuatan otot
pada pasien stroke dengan nilai P = 0.003.
Penulis: Claudia Agustina
Sikawin, Ns . Mulyadi, Henry Palandeng
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130287