LATIHAN GERAK TERHADAP KESEIMBANGAN PASIEN STROKE NON-HEMORAGIK

Abstract: Latihan gerak mempercepat penyembuhan pasien stroke, karena akan mempengaruhi sensasi gerak di otak. Masalah penelitian adalah adakah pengaruh latihan gerak terhadap keseimbangan pada pasien stroke non-hemoragik. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan perbedaan pengaruh latihan gerak terhadap keseimbangan pada pasien stroke non-hemoragik hemiparese kanan dibandingkan dengan hemiparese kiri. Metode penelitian experimental dengan rancangan two group pre test dan post test. Kelompok yang yang diteliti adalah pasien stroke non-hemoragik hemiparese kanan 20 pasien dan hemiparese kiri 20 pasien, diberi latihan gerak sesuai program fisioterapi rumah sakit dr. Moewardi Surakarta. Analisis data dilakukan dengan, uji hipotesis komparatif variabel numerik 2 kelompok dan uji hipotesis komparatif variabel kategorikal tidak berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan pada hemiparese kanan terjadi kenaikan rata-rata nilai keseimbangan sebesar 2,25, dan pada hemiparese kiri sebesar 1,70. Hasil uji statistik Mann-Whitney menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna terhadap kenaikan nilai keseimbangan antara hemiparese kanan dan hemiparese kiri (p=0,377). Rata-rata kenaikan nilai keseimbangan 1,40 % pada pasien stroke hemiparese kanan dan 18,06 % pada pasien stroke hemiparese kiri. Simpulan penelitian adalah latihan gerak berpengaruh terhadap keseimbangan pada pasien stroke non-hemoragik.
Keywords: Motion exercise; Stroke; Nonhemorrhagic; Balance
Penulis: Irdawati
Kode Jurnal: jpkesmasdd120229

Artikel Terkait :