Kelayakan dan Strategi Pengembangan Usaha Industri Kecil Tahu Di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat

ABSTRAK: Kabupaten  Kuningan  sebagai  daerah  dengan  pertanian  sebagai  mata  pencaharian  utama penduduknya, memiliki potensi dalam sektor industri pengolahan hasil pertanian. Salah satu industri kecil (IK)  yang  bertahan  dan  terus  berkembang  sejak  tahun  1960-an  di  Kabupaten  Kuningan  adalah  industri tahu.  Tujuan  dari  kajian  ini  adalah  menganalisa  kinerja  usaha,  menganalisis  kebutuhan  dan  kelayakan pengembangan  usaha,  serta  merumuskan  strategi  pengembangan  IK  tahu.  Metode  pengumpulan  data melalui  survei  lapangan,  wawancara  dengan  pendekatan  pakar  melalui  kuesioner.  Data  diperoleh  dari Pemda  Kabupaten  Kuningan,  Provinsi  Jawa  Barat,  dan  Koperasi  Tahu  Tempe  Indonesia  (KOPTI) Kabupaten  Kuningan.  Pengolahan  data  menggunakan  uji  Friedman  dan  Analytical  Hierarchy  Process (AHP).  Analisa  kelayakan  pengembangan  usaha  IK  tahu  didapatkan  nilai  Net  Present  Value  (NPV) Rp395.696.655  (positif),  Internal  Rate  of  Return  (IRR)  38,72%  (lebih  besar  dari  discount  rate  14%), Benefit/Cost  Ratio  (B/C  ratio)  3,10,  Pay  Back  Period  (PBP)  1,19  tahun  (kurang  dari  umur  ekonomis  10 tahun)  dan  titik  impas  produksi  (260.304  unit  tahu).  Kesemua  kriteria  tersebut  menunjukkan pengembangan usaha tahu layak untuk dilaksanakan. Strategi pengembangan berdasarkan analisis AHP meliputi aspek proses pengolahan produk, pengolahan limbah dan pembiayaan usaha. Prioritas strategi untuk peningkatan mutu produk dengan pelatihan sumber daya manusia (SDM) berkaitan dengan teknik penjadwalan  terkait  penggunaan  bahan  baku,  pemilihan  bahan  baku,  pembagian  pekerjaan,  teknik penyusunan Standard Operational Procedure (SOP), serta pengawasan dan pengendalian mutu produk. Prioritas  strategi  dalam  upaya  pengolahan  limbah  adalah  dengan  pelatihan  SDM  dalam  pengolahan limbah  cair  menjadi  biogas,  pembuatan  nata  de  soya  dan  pembuatan  biofilter.  Prioritas  strategi  dalam pembiayaan usaha adalah pinjaman modal usaha dari koperasi, yaitu KOPTI.
Kata kunci: analisis kelayakan, industri kecil, mutu, strategi pengembangan usaha, tahu
Penulis: Nunung Nurhayati, Musa Hubeis dan Sapta Raharja
Kode Jurnal: jpmanajemendd120513
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<<
Atau download gratis di bawah ini:

Artikel Terkait :