KEIKUTSERTAAN PELANGGAN WANITA PEKERJA SEKS DALAM VOLUNTARY CONSELING AND TESTING (VCT)

Abstract: Pelanggan wanita pekerja seks (WPS) merupakan kelompok berisiko HIV/AIDS. Kelompok tersebut perlu melakukan  Voluntary Conseling and Testing (VCT). Studi pendahuluan pada bulan November 2011 di Resosialisasi Argorejo Semarang menunjukkan sangat kurangnya kesediaan pelanggan untuk melakukan VCT (4,5% yang bersedia). Permasalahan penelitian adalah bagaimana partisipasi pelanggan WPS di resosialisasi Argorejo dalam melakukan VCT. Tujuan penelitian untuk mengetahui partisipasi pelanggan WPS dalam melakukan VCT. Metode penelitian survei dengan pendekatan  cross sectional  terhadap 93 pelanggan WPS di Lokalisasi Argorejo Semarang. Variabel penelitian meliputi persepsi kerentanan, persepsi keparahan HIV/AIDS, persepsi manfaat VCT, persepsi hambatan VCT, motivasi/isyarat melakukan VCT, dan praktik VCT. Hasil penelitian menunjukkan partisipasi pelanggan WPS di resosialisasi Argorejo dalam melakukan VCT masih rendah yaitu 60,2% (56 orang). Simpulan penelitian adalah partisipasi pelanggan WPS dalam melakukan VCT masih rendah
Keywords: VCT; Customers; Sexworkers
Penulis: Arulita Ika Fibriana
Kode Jurnal: jpkesmasdd130128

Artikel Terkait :