KAJIAN KIMIA TEPUNG FERMENTASI DARI BAHAN BAKU SAMPAH BUAH DAN SAYUR PASAR SEBAGAI ALTERNATIF PAKAN TERNAK
ABSTRAK: Persoalan sampah
terasa makin serius di kota-kota besar menyebabkan makin sulitnya penyediaan
lahan tempat pembuangan sampah, dan menyebabkan pencemaran udara, tanah dan
air. Pemanfaatan sampah pasar banyak digunakan sebagai bahan baku kompos, dan
sebagian kecil menggunakannnya sebagai bahan pakan ternak ruminansia khususnya sapi,
kambing atau domba pengganti hijauan rumput.Pembuatan tepung sampah rganik akan
merupakan alternatif dalam menghadapi makin mahalnya harga pakan bagi peternak kecil.
Merupakan kewajiban pemerintah kota atau kabupaten untuk mengelola sampah organik
agar berfungsi ganda yaitu bernilai ekonomi tinggi karena harga lebih tinggi
dari pupuk kompos dan membantu peternak kecil mendapatkan pakan yang murah
sehingga dapat meningkatkan pembangunan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan membuat tepung buah
dan sayur fermentasi dari bahan baku sampah buah dan sayur pasar serta menganalisis
dan membandingkan kandungan komposisi kandungan serat kasar, protein, lemak,
karbohidrat, abu dan air dari sampah sayur dan buah, campuran buah dan sayur, dan
tepung yang dihasilkan dengan dedak. Sampel sayur yang digunakan adalah sawi
dan kubis, sedang buah yang digunakan buah jeruk keprok. Sampel sampah sawi dan
kubis diperoleh diambil dari pasar Legi, sampah jeruk keprok diambil dari Pasar Gede, di Kota Surakarta.
Sampah sayur dicacah kecil-kecil, sampah jeruk dalam karung diperas secara manual,
difermentasi dengan Trichoderma sp. dan
Aspergillus niger kemudian dijemur di bawah sinar matahari sampai
kering. Sampel yang sudah kering dibuat tepung. Tepung sampel dan dedak
dianalisis kadar serat, protein,glukosa,
lemak, abu dan air. Berdasar hasil penelitian dapat disimpulkan sampah
sayur dan buah dapat dibuat tepung, berat tepung kubis, sawi dan jeruk yang
dihasilkan berturut-turut 9,72% , 5,22% dan 10,03%. Tepung kubis, sawi dan
jeruk secara umum lebih baik daripada dedak dalam kandungan protein, dan gula
reduksi.
Penulis: D. Andang Arif
Wibawa; Edy Prasetya; Dwi Utari
Kode Jurnal: jpkesmasdd110007