HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN BAHU KECAMATAN MALALAYANG MANADO
Abstrak: Kolesterol total
merupakan indikator dalam menentukan risiko penyakit kardiovaskular. Status
gizi dapat dikatakan sebagai bentuk ketidakseimbangan antara asupan (intake)
dengan kebutuhan tubuh yang mengakibatkan gizi kurang maupun gizi lebih. Penentuan
status gizi dilakukan dengan perhitungan indeks massa tubuh sebagai indikator
untuk menilai obesitas. Kadar kolesterol total yang tinggi disertai dengan
obesitas berhubungan dengan kondisi patologis seperti aterosklerosis dan
penyakit kardiovaskular. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status
gizi dengan kadar kolesterol total pada masyarakat di Kelurahan Bahu Kecamatan
Malalayang Manado. Metode penelitian berbentuk observasional analitik dengan
rancangan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan
yaitu probability sampling dengan cara simple random sampling dengan jumlah
sampel 63 orang. Hasil uji statistik menggunakan uji chi-square pada tingkat
kepercayaan 95%, maka didapatkan nilai p = 0,557. Ini berarti bahwa nilai p
> α (0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan
antara status gizi dengan kadar kolesterol total pada masyarakat di Kelurahan
Bahu Kecamatan Malalayang Manado.
Penulis: Mega Cristy Wongkar,
Billy Kepel, Rivelino Hamel
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130313