HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU MENYUSUI DI PUSKESMAS BAHU KOTA MANADO
Abstrak: ASI Eksklusif adalah
pemberian ASI tanpa tambahan makanan dan minuman lain baik susu formula, jeruk,
madu, air, teh, air putih. Menururt data pada tahun 2010 yang diambil dari
Riset Kesehatan Dasar, persentase bayi yang mendapat ASI ekslusif di Indonesia
adalah 15,3%. Kendala ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan ibu,
kurangnya dukungan dari lingkungan dan praktisi kesehatan, pemberian makanan
dan minuman terlalu dini, serta maraknya promosi susu formula untuk bayi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan
pemberian ASI pada ibu menyusui di Puskesmas Bahu tahun 2013. Desain penelitian
yaitu survei analitik dengan rancangan cross sectional, populasi yaitu ibu
menyusui bayi usia 0-6 bulan yang datang berkunjung di Puskesmas Bahu. Sampel
penelitian ini 38 responden yang didapat dengan menggunakan teknik purposive
sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner yang terdiri
dari 3 bagian yaitu pengetahuan, sikap dan lembar observasi pemberian ASI.
Hasil penelitian menunjukan 33 responden (86,8%) memiliki pengetahuan baik.
Setelah dilakukan uji statistik dengan menggunakan uji spearman’s rho
didapatkan hasil p = 0,000 < 0,05 sehingga ada hubungan pengetahuan dengan
pemberian ASI. Untuk hubungan sikap dengan pemberian ASI didapatkan hasil p =
0,036 < 0,05 menunjukan bahwa ada hubungan antara sikap dengan pemberian
ASI. Saran untuk petugas kesehatan, sebaiknya lebih meningkatkan penyuluhan dan
pengenalan tentang manfaat pemberian ASI Eksklusif karena akan sangat membantu
memberikan dorongan dan motivasi ibu dalam memberikan ASI pada anaknya.
Penulis: Mariane Wowor, Joice
M. Laoh, Damajanty H.C. Pangemanan
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130312