HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TOMPASO KECAMATAN TOMPASO
Abstrak: Berdasarkan data yang
diperoleh, masih banyak terdapat status gizi kurang pada anak usia 3-5 tahun di
wilayah kerja Puskesmas Tompaso. Pola makan merupakan salah satu upaya perbaikan/peningkatan
status gizi dengan memenuhi kebutuhan status gizi anak. Tujuan penelitian ini,
untuk mengetahui hubungan pola makan dengan status gizi pada anak usia 3-5
tahun di wilayah kerja Puskesmas Tompaso. Desain penelitian yang digunakan
adalah penelitian cross sectional yaitu suatu penelitian dimana pola makan
(jenis makanan, frekuensi makan dan cara pemberian makanan) sebagai variabel
independen dan status gizi sebagai variabel dependen diobservasi sekaligus
dalam waktu yang bersamaan. Populasi yang diambil adalah semua anak usia 3-5
tahun yang berdomisili diwilayah kerja Puskesmas Tompaso dengan sampel sebanyak
150 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan bantuan kuesioner dan
perhitungan status gizi yang diukur menurut berat badan/umur (BB/U). Analisis
data menggunakan program SPSS dengan menggunakan chi-square pada tingkat
kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian yaitu 51 responden yang mempunyai pola
makan baik dengan status gizi baik, 4 responden mempunyai pola makan baik
dengan status gizi kurang, 8 responden mempunyai pola makan tidak baik dengan
status gizi baik, dan 87 responden mempunyai pola makan tidak baik dengan
status gizi kurang. Kesimpulan ada hubungan yang kuat antara pola makan dengan
status gizi pada anak usia 3-5 tahun, dengan p (0,000).
Penulis: Geiby Waladow, Sarah
M. Warouw, Julia V. Rottie
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130297