Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Stimulasi Dini dengan Perkembangan Motorik pada Anak Usia 6-24 bulan di Kecamatan Mayang Kabupaten Jember

Abstrak: Perkembangan motorik pada dua tahun pertama anak sangat penting bagi kinerja kognitif anak di kemudian hari. Seorang ibu harus mengetahui tentang tahapan perkembangan anak dan stimulasi dini agar perkembangan motorik anak menjadi optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah   untuk   mengkaji   hubungan   pengetahuan   ibu   tentang   stimulasi   dini   dengan perkembangan motorik pada anak usia 6 – 24 bulan. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Mayang Kabupaten Jember pada bulan Januari sampai Februari 2013 dengan menggunakan desain penelitian kasus kontrol berpasangan. Responden pada penelitian ini adalah 259 anak usia 6 – 24 bulan beserta ibunya. Kelompok kasus adalah anak dengan dugaan keterlambatan perkembangan   motorik   sedangkan   kelompok   kontrol   adalah   anak   dengan   perkembangan motorik normal. Dari kedua kelompok kemudian dilakukan observasi ke belakang mengenai pengetahuan ibu tentang stimulasi dini. Data selanjutnya dianalisis menggunakan uji Marginal Homogeneity  dan  Conditional   Logistic   Regression.  Analisis   bivariabel   menunjukkan   nilai significancy (p=0,000) dan nilai Odds Ratio sebesar 4,950. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu tentang stimulasi dini dengan perkembangan  motorik   anak  usia   6  –  24  bulan   dan   anak   yang   mempunyai   ibu   dengan pengetahuan tentang stimulasi dini yang rendah akan beresiko lebih besar untuk mengalami dugaan keterlambatan motorik. 
Kata Kunci: pengetahuan ibu, perkembangan anak, perkembangan motorik, stimulasi dini
Penulis: Ayu Yoniko Christiari, Ramzi Syamlan, Irawan Fajar Kusuma
Kode Jurnal: jpkesmasdd130049

Artikel Terkait :