Efektivitas Ekstrak Putri Malu (Mimosa pudica Linn.) sebagai Nefroprotektor pada Tikus Wistar yang Diinduksi Parasetamol Dosis Toksik

Abstrak: Ekstrak putri malu (Mimosa pudica Linn.) dievaluasi terkait efek nefroprotektor dan antioksidan pada tikus wistar yang diinduksi parasetamol. Kerusakan ginjal diinduksi oleh pemberian parasetamol dosis 1.350 mg/kgBB. Ekstrak putri malu (dosis 400 mg/kgBB, 600 mg/kgBB, dan 800 mg/kgBB) diberikan per oral pada tikus selama 6 hari. Curcuma® diberikan sebagai kontrol positif. Seluruh obat dan ekstrak yang digunakan diberikan secara per oral menggunakan agen suspensi Na CMC 1%. Aktivitas nefroprotektor diukur menggunakan parameter kadar BUN dan kreatinin. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh dosis dari ekstrak putri malu menunjukkan efektivitas dalam pencegahan kenaikan kadar BUN dan kreatinin. Dosis 800 mg/kgBB menunjukkan persentase tertinggi dalam pencegahan kenaikan kadar BUN dan kreatinin (masing 9,4 % dan 12,19 %). Kelompok kontrol positif menunjukkan efek proteksi yang lebih jika dibandingkan dengan kelompok yang diberikan ekstrak putri malu. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak putri malu (Mimosa pudica Linn.) secara signifikan mampu mencegah kenaikan kadar BUN dan kreatinin pada tikus yang diinduksi parasetamol dosis toksik.
Kata Kunci: Antioksidan, nefrotoksik, parasetamol, putri malu, BUN, kreatinin
Penulis: Ari Setyo Rini, Hairrudin, Sugiyanta
Kode Jurnal: jpkesmasdd130048

Artikel Terkait :