HUBUNGAN PENDAPATAN, PENGETAHUAN GIZI IBU DENGAN KETERSEDIAAN IKAN TINGKAT RUMAH TANGGA DAERAH PERKOTAAN
ABSTRAK: Peranan ikan sebagai
bahan penyedia gizi sangatlah penting karena ikan mengandung zat-zat gizi yang
sangat dibutuhkan tubuh. Banyaknya pasar di Kota Semarang yang menyediakan
kebutuhan sehari-hari, seharusnya sudah bukan merupakan halangan untuk
penyajian hidangan ikan dalam menu keluarga. Apalagi Kota Semarang merupakan
kota pelabuhan, ikan mudah didapatkan. Namun sampai saat ini peran ikan dalam
konsumsi pangan tradisional masih kecil karena sebagian penduduk kurang
mengenal manfaat ikan. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan
pendapatan, pengetahuan gizi ibu dengan ketersediaan ikan di tingkat rumah
tangga. Metode: Penelitian menggunakan metode penelitian survei masyarakat,
jenis penelitian analitik, pendekatan waktu cross sectional. Pelaksanaan
penelitian bulan September-Oktober 2004. Analisis data dengan uji korelasi
Spearman. Populasi adalah ibu yang berpendidikan minimal tamat SLTA di
Kelurahan Jagalan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang (305 orang) dengan
sampel sebanyak 75 orang.
Hasil: Pendapatan/kapita/bulan ibu/rumah tangga bervariasi dari Rp
99.000,00 - Rp 937.000,00. Tingkat pendapatan/kapita/bulan yang >UMR
persentasenya 16%, yang <UMR 84%. Nilai pengetahuan gizi ibu tentang ikan
berkisar antara 50,0-100,0 dengan nilai rata-rata 83,5. Untuk kategori
pengetahuan gizi baik, persentasenya 66,7%, kategori cukup 30,7% dan kategori
kurang 2,7%. Untuk ketersediaan ikan tingkat rumah tangga, berkisar antara 0-1
kali/hari. Untuk kategori ketersediaan kurang ada 29,3%, kategori cukup 53,3%
dan kategori baik 17,3%. Hasil uji korelasi Spearman untuk
pendapatan/kapita/bulan diperoleh nilai rs=0,284 (p=0,014). Untuk pengetahuan
gizi ibu tentang ikan diperoleh nilai rs=0,466 (p=0,000). Simpulan: Semakin
tinggi pendapatan/kapita/bulan dan pengetahuan gizi ibu tentang ikan akan makin
tinggi ketersediaan ikan di rumah tangga
Penulis: S INDRIANA, LAKSMI
WIDAJANTI
Kode Jurnal: jpkesmasdd120246