Hubungan Kemampuan Sosialisasi dengan Keterbukaan Diri Siswa Kelas VIII
ABSTRAK: Perkembangan remaja
terjadi perubahan sosial, remaja berusaha mencari identitas diri. Dalam pencarian identitas
diri inilah mereka
harus memiliki kemampuan
sosialisasi untuk membuka diri. Tujuan penelitian
untuk mengetahui hubungan
antara kemampuan sosialisasi
dengan keterbukaan diri siswa pada siswa kelas VIII. Penelitian
kuantitatif non-eksperimental dengan menggunakan pendekatan cross sectional.
Populasi penelitian adalah
siswa kelas VIII
SMP Giripuro Sumpiuh sejumlah
121 siswa, kemudian
secara purposive sampling
dipilih sampel sebanyak 55 siswa.
Analisa data dilakukan dengan Chi square. Hasil penelitian menunjukkan 39 siswa
(70,9%) memiliki kemampuan
sosialisasi baik, 28
siswa yang kemampuan sosialisasinya baik
tetapi keterbukaan dirinya
sedang. Sedangkan siswa
yang mengalami kemampuan
sosialisasi kurang ada 7 siswa (12,7%), 2 siswa keterbukaan dirinya tinggi.
Hasil analisis uji statistik Chi
square menunjukkan ada hubungan
signifikan antara kemampuan sosialisasi dengan
keterbukaan diri siswa. Ada
hubungan signifikan antara
kemampuan sosialisasi dengan keterbukaan diri siswa kelas VIII. Keluarga
sebaiknya memberi kesempatan kepada para remaja untuk bergaul ke arah yang
positif.
Penulis: Lintang Dewi Saputri,
Endang Triyanto, Keksi Girindra Swasti
Kode Jurnal: jpkeperawatandd120201