HUBUNGAN KECACINGAN DENGAN STATUS GIZI PADA MURID SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA
Abstrak: Status gizi ialah
suatu status kesehatan yang dihasilkan oleh keseimbangan antara kebutuhan dan
masukan nutrient. Status gizi ini menjadi penting karena merupakan faktor
resiko untuk terjadinya kesakitan dan kematian. Di negara yang sedang
berkembang seperti Indonesia, ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi status
gizi anak yaitu konsumsi makanan yang kurang dan penyakit penyerta seperti
infeksi (Waryana, 2010). Kecacingan merupakan penyakit endemik dan kronik yang
diakibatkan oleh cacing yang paling banyak menyerang balita dan anak usia
sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan
kecacingan dengan status gizi pada Murid Sekolah Dasar di Kabupaten Bolaang
Mongondow Utara. Rancangan penelitian ini adalah seluruh murid Sekolah Dasar di
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dengan besar populasi 2388. Sampel dalam
penelitian ini adalah sebanyak 110 orang dengan menggunakan metode Proporsional
Random Sampling. Untuk melihat hubungan antara kecacingan dengan status gizi
pada Murid Sekolah Dasar di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, data dianalisis
dengan menggunakan system komputerisasi, yaitu Software Statistic Program for
Social Science (SPSS) versi 19.0 dengan
menggunakan uji chi-square (X²), pada tingkat kemaknaan 95% (α 0,05).
Analisis statistic menunjukan hasil bahwa tidak ada hubungan antara kecacingan
dengan status gizi pada murid sekolah dasar di Kabupaten Bolaang Mongondow
Utara. p= 0.322 (p>0,05).Saran penulis, sebaiknya sekolah-sekolah dasar di
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dapat bekerja sama dengan puskesmas setempat
untuk member penyuluhan tentang pemenuhan gizi seimbang untuk menekan angka
gizi kurang yang terjadi pada siswa-siswa sekolah dasar di Kabupaten Bolaang
Mongondow Utara
Penulis: Romario M. Anthonie,
Nelly Mayulu, Franly Onibala
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130332