HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA TENTANG BAHAYA CEDERA DAN CARA PENCEGAHANNYA DENGAN PRAKTIK PENCEGAHAN CEDERA PADA ANAK USIA TODDLER DI KELURAHAN BLUMBANG KECAMATAN TAWANGMANGU KABUPATEN KARANGANYAR
Abstrak: Latar Belakang;
Cedera adalah dampak dari suatu agen eksternal yang menimbulkan kerusakan baik
fisik maupun mental. Orang tua yang memiliki pengetahuan tentang pencegahan
terhadap bahaya cedera akan bersikap dan melakukan tindakan pencegahan cedera
pada toddler. Berdasarkan data kunjungan Puskesmas Kecamatan Tawangmangu 2010,
cedera berada pada urutan 10 dari 10 besar penyakit tahun 2010. Berdasarkan
studi pendahuluan terhadap orang tua anak usia toddler di kelurahan Blumbang,
semuanya mengatakan bahwa anak mereka pernah mengalami cedera. Tujuan :
Mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap orang tua tentang bahaya
cedera dan cara pencegahannya dengan praktik pencegahan cedera pada anak usia
toddler di Kelurahan Blumbang Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar.
Metode : Penelitian analitik dengan metode pendekatan waktu cross sectional.
Pengambilan sampel mengunakan teknik simple random sampling, jumlah sampel
sebanyak 82 responden. Hasil : Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa
sebagian besar responden berpengetahuan rendah (52.9%), dengan sebagian besar
memiliki sikap positif (60.3%), dan sebagian besar memiliki praktik baik
(73.5%). Hasil analisa bivariat didapatkan hubungan antara pengetahuan dengan
praktik pencegahan cedera dengan OR = 4.455 dan CI 95% (1.284-15.449). Terdapat
hubungan antara sikap dengan praktik pencegahan cedera dengan OR = 9.962 dan CI
95% (2.774-35.768). Analisa multivariat menunjukkan bahwa variabel sikap lebih
berpengaruh terhadap praktik pencegahan cedera, dibanding dengan variabel
pengetahuan.
Penulis: Ratna Dewi, Indarwati
Kode Jurnal: jpkesmasdd110046