FORMULASI PRODUK SUSU FERMENTASI KERING DENGAN PENAMBAHAN BAKTERI PROBIOTIK LACTOBACILLUS CASEI DAN BIFIDOBACTERIUM LONGUM

ABSTRAK: Susu fermentasi merupakan produk kesehatan yang mempunyai banyak manfaat terutama untuk saluran pencernaan manusia. Pembuatan produk susu fermentasi probiotik sebagai makanan fungsional yang mempunyai kelangsungan hidup dan daya simpan yang lama perlu dikembangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memformulasikan susu fermentasi kering menggunakan bakteri probiotik. Desain penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan menggunakan 4 bakteri asam laktat (BAL), (Streptococcus lactis, 0.5%), A2 (Streptococcus lactis; 0.25% dan Lactobacillus casei; 0.25%), A3 (Streptococcus lactis; 0.25%, Lactobacillus bulgaricus: 0.125%, dan Streptococcus thermophilus; 0.125%). Tingkat kekerasan tertinggi yaitu pada produk A2 dan tingkat kelembutan produk tertinggi pada produk A1. Analisis proksimat menunjukkan bahwa susu fermentasi kering memiliki kadar protein, kalsium, dan fosfor yang tinggi. Uji mikrobiologi menunjukkan bahwa jumlah bakteri asam laktat (BAL) pada susu fermentasi kering memenuhi syarat berdasarkan CODEX: 243 (2003). Analisis statistik menggunakan ANOVA pada uji mutu hedonik menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh (p<0.05) pada tekstur, kekerasan, dan rasa, tetapi tidak pada warna dan aroma. Hasil uji statistik pada uji hedonik menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (p<0.05) pada tekstur kecuali warna, aroma, kekerasan, dan rasa.
Kata kunci: susu fermentasi kering, pangan fungsional, probiotik, bakteri asam laktat (BAL)
Penulis: Dida Hani Rahman, Ikeu Tanziha, Sri Usmiati
Kode Jurnal: jpkesmasdd120295

Artikel Terkait :