ANALISIS METODE Z-SCORE (ALTMAN) DAN LOGIT (ZAVGREN) SEBAGAI ALAT PREDIKSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

Abstrak: Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  hasil  metode  Z  Score  (Altman)  dan  Logit  (Zavgren) dalam  menganalisis  tingkat  kebangkrutan  perusahaan  manufaktur  yang  terdaftar  di  Bursa  Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan dua metode dikarenakan kedua metode ini saling melengkapi, sehingga tidak cukup hanya dengan menggunakan satu metode.   Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan  manufaktur  yang  terdaftar  di  Bursa  Efek  Indonesia  dari  tahun  2010-2012  yaitu  121 perusahaan.  Pengambilan  sampel  dilakukan  dengan  teknik  purposive  sampling  dan  diperoleh  74 sampel dari populasi yang ada. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa ga mbaran umum perusahaan serta laporan keuangan tahunan perusahaan yang meliputi laporan laba rugi tahun 2010 -2011.  Penelitian  ini  termasuk  penelitan  deskriptif  kuantitatif.  Hasil  perhitungan  analisis  metode  Z Score  (Altman) tahun 2010-2012 adalah terdapat 3  perusahaan bangkrut, 22 perusahaan  grey area, dan 197 perusahaan sehat. Hasil perhitungan analisis metode Logit (Zavgren) tahun 2010-2012 adalah sebanyak 41 perusahaan berpotensi bangkrut dan 181 perusahaan berpotensi sehat.
Kata kunci: Kebangkrutan, Z Score (Altman), Logit (Zavgren)
Penulis:  Novia Utami, Lina Nur Hidayati, MM
Kode Jurnal: jpmanajemendd140512

Artikel Terkait :