ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS FUNGSIONAL PASKA OPEN REDUCTION INTERNAL FIXATION (ORIF) FRAKTUR EKSTREMITAS
Abstract: Fase rehabilitasi
merupakan fase kemampuan fungsional berada pada tahap paling rendah
dibandingkan fase lain. Pemulihan fungsi fisik menjadi prioritas dilihat dari
status fungsional. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor
yang berhubungan dengan status
fungsional pada paska ORIF fraktur ekstremitas bawah. Desain
penelitian adalah cross-sectional dengan 35 responden dan pengumpulan data
menggunakan kuesioner. Variabel independen adalah usia, lama hari rawat, jenis
fraktur, nyeri, kelelahan, motivasi, fall-efficacy, dan dukungan keluarga
sementara variabel dependen adalah status fungsional. Uji ANOVA digunakan untuk
data kategorik serta korelasi pearson dan spearman rho untuk data numerik.
Hasil penelitian menunjukan fall-efficacy (r = -0,490 dan nilai p=0,003)
merupakan faktor yang berhubungan. Model multivariat memiliki nilai p=0,015 dan
jenis fraktur, nyeri, dan fall-efficacy mampu menjelaskan 28,2 % status
fungsional dengan nyeri sebagai faktor yang paling besar untuk memprediksi status
fungsional setelah dikontrol fall-efficacy dan jenis fraktur. Penelitian ini
merekomendasikan melakukan latihan meningkatkan status fungsional terintegrasi
manajemen nyeri dan fall-efficacy.
Penulis: Ropyanto, C.B,
Sitorus R., Eryando T
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130265