Tinjauan Pustaka: Hermaphrodite Sejati
ABSTRAK: Hermaphrodite sejati
pada manusia merupakan
suatu kondisi patologis
yang relatif jarang.
Jumlah dan komposisi
kromosom mungkin normal absolute tetapi dapat juga mosaic. Penemuan
kromosom yang paling umum yaitu 46XX (80%). Tidak mudah untuk menegakkan diagnosa
hermaphrodit sejati, terutama
jika perubahan eksternal
tidak jelas. Sehingga
evaluasi diagnosa yang
tepat sangat diperlukan untuk (1) menetapkan jenis kelamin genetik; (2)
mengetahui lingkungan hormonal; (3) mengevaluasi anatomi dari genitalia internal
dan eksternal dan
gonad; dan (4)
mengevaluasi jenis kelamin
fenotipik dan psikologis.
Pengobatan individu dengan hermaphrodite
sejati memerlukan masukan
dari banyak disiplin.
Pada kasus Tn
R, 20 tahun
dengan hermaprodit sejati, kromosom 47 XXY memberikan gambaran
adanya UDT sinistar, hypospadi
penoscrotal dan gynecomasti. Hasil USG: tak tampak testis di
scrotum kiri; MRI
menunjukkan adanya cavum
uteri, sisi lateral
terdapat bentukan solid
bisa berupa ovum
dan testis, terdapat bentukan
remnant vagina yang
berhubungan dengan uterus,
sedangkan prostat tampaknya
kecil (hipoplasi); CT
Angio menunjukkan adanya arteri
kaliner kecil yang
langsung dari aorta
berkelok menuju daerah
solid yang dicurigai
sebagai testis. Penanganan pasien
melibatkan disiplin ilmu
Urologi, Obstetri dan
Gynekologi, Radiologi, Jiwa
dan Bedah Plastik.
Penanganan bedah berupa operasi mastectomy, reduksi areola, hysterektomi
dan uretroplasty. Penanganan psikososial meliputi pengembangan identitas jender,
manajemen informasi, aspek
psikologis dari pembedahan,
seksualitas dan penanganan
gender dysphoria dan gender reassignment (penetapan kembali
jender).
Penulis: Edy Susanto, Relly
Yanuari P, Tarmono, Nining F
Kode Jurnal: jpkedokterandd130051