Teknik Mikroinjeksi Oosit: Suatu Harapan untuk Penderita Oligoastenoteratozoospermia

Abstrak: Membandingkan  keberhasilan  antara  2  kelompok  penderita  dalam  penggunaan  teknik mikcroinjeksi  oosit.  Keberhasilan  mikroinjeksi  antara  sperma  yang  berkualitas  rendah  dengan  dua kelompok pasien, yaitu kelompok I, pasien dengan oosit segar baru diperoleh (135 orang) dan kelompok 11,  pasien  dengan  oosit  umur  satu  hari  dan  mengalami  kegagalan  fertilisasi  invitro  (35  orang).  Sperma diinjeksi ke sub-zona atau langsung ke ooplasma. Kelompok I, fertilisasi terjadi 16,6% dari 771 oosit dan polispermi  serta  partenogenetis  2,3%.  Kehamilan terjadi 5 orang  dan 1  yang  melahirkan. Kelompok 11, fertilisasi  terjadi  14,9%  dari  118  oosit  dan  polispermi  serta  partenogenetis  2,8%  dan  tida  terjadi kehamilan. Mikroinjeksi sperma tunggal dari suami penderita Oligoastenoteratozoospermia berat langsung ke  ooplasma  diperoleh  4  zigot  dari  38  oosit  dan  memiliki  pronukleus  ganda,  dan  ditempatkan  kembali kepada  pasien,  dan  tidak  terjadi  kehamilan.  Jadi  mikroinjeksi  subzona  merupakan  teknik  yang  memberi harapan untuk penderita Oligoastenoteratozoospermia yang berat.
Kata Kunci: Mikroinjeksi Oosit Harapan Penderita Oligozoospermia
Penulis: Zulfitri
Kode Jurnal: jpkedokterandd0700139

Artikel Terkait :