Problem Based Learning (PBL) dalam KBK dan Pencapaian Prestasi Akademik: Evaluasi Implementasi PBL
ABSTRAK: Dalam era kurikulum berbasis kompetensi
(KBK), kurikulum dikembangkan berdasarkan kompetensi. Institusi pendidikan
dokter di Indonesia menerapkan KBK dengan metode pembelajaran problem based learning
(PBL) yang bersifat student centered.
Studi ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh implementasi metode pembelajaran
PBL terhadap prestasi akademik mahasiswa dan faktor-faktor yang berpengaruh
pada implementasinya.
Metode Penelitian: Studi ini dilakukan
dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data diperoleh dengan membagikan
kuesioner kepada dosen dan mahasiswa,
focus group discussion (FGD) dengan mahasiswa dan dosen, serta analisis
dokumen dari data akademik mahasiswa. Penelitian dilakukan pada 3 angkatan PBL
prodi pendidikan dokter FKIK UMY yaitu angkatan 2004, 2005 dan 2006.
Hasil Penelitian: Pencapaian prestasi akademik dalam metode PBL pada 3
angkatan PBL: rerata IPK > 2,5 sebesar 32,47 %, rerata kelulusan MCQ > 60
sebesar 33,1% dan rerata kelulusan OSCE sebesar 92,8%. Peran Tutor dan asisten
praktikum belum optimal dalam mendukung tercapainya tujuan belajar. Didapatkan
beberapa kelemahan pada implementasi kurikulum dengan metode PBL yaitu:
perencanaan kurikulum (pemahaman konsep PBL dan sosialisasi kurikulum),
implementasi kurikulum (beban blok bervariasi, kecukupan belajar mandiri,
efektivitas e-learning, dll) dan
sistem assessment (batas kelulusan minimal sulit dicapai atau
kelulusan ujian MCQ pertama blok rendah, objektivitas atau validitas soal ujian
kurang, dll).
Kesimpulan: Disarankan perlunya perbaikan dalam perencanaan, implementasi
kurikulum dan sistem penilaiannya agar metode PBL dapat diimplementasikan
dengan baik. Peran Dosen, Tutor dan Asisten praktikum perlu dioptimalkan
melalui faculty development untuk
memfasilitasi proses pembelajaran dalam metode PBL.
Penulis: Wiwik Kusumawati
Kode Jurnal: jpkedokterandd120079