Polimorfisme FokI, BsmI, ApaI, dan TaqI Gen Reseptor Vitamin D pada Kejadian Tuberkulosis Anak
Abstract: Tuberkulosis (TB)
adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Faktor
kuman saja tidak dapat menjadi faktor tunggal dalam kejadian TB. Varian
polimorfisme gen reseptor vitamin D (RVD) dianggap penting hubungannya dengan
kerentanan dan resistensi terhadap TB. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui peran polimorfisme FokI, BsmI, ApaI, dan TaqI gen RVD terhadap
kejadian TB anak. Penelitian observasional analitik dengan rancangan kasus
kontrol ini dilakukan di Bagian Ilmu Kesehatan Anak RSUP Dr. Hasan Sadikin
Bandung dan Rumah Sakit Umum Cibabat Cimahi sejak Mei 2008–Maret 2009. Sampel
terdiri dari 42 anak TB (kelompok kasus) dan 42 anak non-TB (kelompok kontrol)
yang memenuhi kriteria penelitian dan diambil secara consecutive sampling.
Dilakukan pemeriksaan polimorfisme FokI, BsmI, ApaI, dan TaqI gen RVD. Analisis
dengan uji Chi-kuadrat, uji Mann-Whitney, menghitung rasio Odds (OR) dan 95%
CI. Kejadian polimorfisme FokI gen RVD pada kelompok kasus TB 66,7% dan kontrol
40,5% (p=0,016) dengan OR (95% CI): 2,94 (1,21–7,16). Kejadian polimorfisme
FokI gen RVD untuk kelompok kasus TB adalah 2,94 kali lebih banyak dibandingkan
dengan kontrol. Polimorfisme BsmI, ApaI, dan TaqI gen RVD tidak terdapat
perbedaan bermakna antara kelompok kasus TB dibandingkan dengan kontrol (p
>0,05). Disimpulkan bahwa polimorfisme FokI gen RVD merupakan faktor risiko
terjadinya TB anak. [MKB. 2010;42(4):187–94].
Penulis: Budi Setiabudiawan,
Cissy B. Kartasasmita, Herry Garna, Ida Parwati, Ani Melani Maskoen
Kode Jurnal: jpkedokterandd100118