Efek Probiotik pada Kadar IgA Mencit Model Sepsis

Abstract: Probiotik berfungsi sebagai imunomodulator dan imunonutrisi pada penderita penyakit kritis seperti sepsis, tetapi mekanismenya belum diketahui secara pasti. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek pemberian probiotik pada kadar IgA mencit model sepsis di Rumah Sakit dr. Moewardi/Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta periode Juli 2009–2010. Hewan uji berupa 18 ekor mencit Balb/C jantan yang dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok I tanpa diberi perlakuan (kontrol negatif), kelompok II adalah mencit model sepsis yang diinokulasi dengan lipopolisakarida (LPS)-E.coli (0,4 mg/mencit/i.p.), dan kelompok III adalah mencit model sepsis yang diinokulasi dengan LPS-E.coli serta diberi probiotik. Kadar IgA serum diperiksa dengan menggunakan ELISA. Data dianalisis secara statistik dengan one way ANOVA. Kadar IgA serum pada kelompok mencit normal 35,82±4,55 ng/mL. Pemaparan LPS-E.coli menurunkan kadar IgA serum menjadi 6,20±5,80 ng/mL. Pemberian probiotik pada mencit model sepsis, mampu meningkatkan kadar IgA serum menjadi 65,07±34,97 ng/mL. Probiotik secara bermakna meningkatkan kadar IgA serum dibandingkan dengan kelompok mencit sepsis (65,07±34,97 ng/mL vs 6,20±5,80 ng/mL, p=0,000). Simpulan, pemberian probiotik meningkatkan kadar IgA serum pada mencit model sepsis. [MKB. 2010;42(4):175–80].
Kata kunci: IgA, probiotik, sepsis
Penulis: Diding Heri Prasetyo, Bambang Purwanto
Kode Jurnal: jpkedokterandd100117

Artikel Terkait :