Pengaruh Senam Lansia terhadap Keseimbangan Tubuh yang Diukur Menggunakan Romberg Test pada Lansia Sehat: Studi di Desa Plamongansari Kecamatan Pedurungan Semarang

ABSTRAK: Gangguan keseimbangan merupakan penyebab utama yang sering mengakibatkan seorang lansia mudah jatuh, penurunan keseimbangan pada orang tua ini dapat diperbaiki dengan berbagai latihan keseimbangan, salah satunya dengan senam lansia. Penelitian mengenai penilaian keseimbangan tubuh telah banyak dilakukan. Tetapi penilaian menggunakan Romberg Test yang menilai keseimbangan statik dengan mata terbuka dan tertutup sebagai organ visual belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruhsenam lansia terhadap keseimbangan tubuh yang diukur menggunakan Romberg Test pada lansia.
Metode Penelitian: Penelitian analitik observational dengan pendekatan Cross-Sectional ini dilakukan pada lansia senam dan tidak senam. Terdapat 82 sampel yang terdiri dari 41 lansia kelompok senam dan 42 lansia kelompok tidak senam. Kedua kelompok diukur keseimbangan tubuhnya menggunakan Romberg Test. Data dianalisis dengan uji chi-square.
Hasil Penelitian: Dari 82 lansia, 41 lansia melakukan senam terdiri dari 12 laki-laki dan 29 perempuan, berumur >60 tahun, didapatkan hasil 97,56% seimbang dan 2,44 % tidak seimbang, 41 lansia tidak melakukan senam terdiri dari 15 laki-laki dan 26 perempuan, berumur >60 tahun, didapatkan hasil 46,34 % seimbang dan 53,66 % tidak seimbang. Hasil uji chi-square menunjukkan p= 0,000; r = 0,495.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh senam lansia terhadap keseimbangan tubuh yang diukur menggunakan Romberg Te s t pada lansia sehat, dengan keeratan hubungan sedang.
Kata kunci: senam lansia, keseimbangan tubuh, lansia, Romberg Test
Penulis: Zuhaida Annafisah, Ika Rosdiana
Kode Jurnal: jpkedokterandd120098

Artikel Terkait :