PENGARUH PEMBERIAN STIMULASI SELAMA SATU JAM PADA PERKEMBANGAN ANAK USIA 12-24 BULAN

ABSTRAK: Stimulasi mempunyai peran penting untuk meningkatkan  pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama fungsi kognitif, afektif dan psikomotor. Stimulasi yang terus menerus mengakibatkan hubungan antar sel otak (sinapsis) bisa berjalan dengan baik. Kurangnya stimulasi akan mengakibatkan hilangnya fungsi sel-sel otak ini.  Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian stimulasi selama 1 jam pada perkembangan anak usia 12 – 24 bulan.
Metoda penelitian:  Penelitian dilakukan secara analitik prospektif kohort pada anak usia 12-24 bulan di Kecamatan Gubeng, Surabaya, mulai bulan September 2008 hingga Februari 2009. Tujuhpuluh anak sehat secara acak dibagi dalam 2 kelompok, kelompok stimulasi dan kelompok kontrol. Denver II digunakan untuk menilai status perkembangan anak, sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan  uji McNemar dan Chi Square.
Hasil: Didapatkan perbaikan perkembangan pada kedua kelompok, dari 85,7% menjadi 94,3% pada kelompok stimulasi, dan 68,6% menjadi 77,1% pada kelompok kontrol. Terdapat perbedaan bermakna pada kemampuan perkembangan, hanya 10% tidak mengalami keterlambatan pada kelompok stimulasi, sedangkan kelompok kontrol 30% (P 0,042). Setelah 3 bulan, terjadi peningkatan perkembangan pada kelompok stimulasi dari subyek yang suspek menjadi normal sebesar 80% , dan kelompok kontrol sebesar 63,6%, tetapi tidak bermakna (P 0,375 vs. P 0,549).
Kesimpulan: Pemberian stimulasi  satu jam meningkatkan kemampuan perkembangan anak usia 12 – 24 bulan.
Kata kunci: Anak, usia 12-24 bulan, stimulasi, Denver II
Penulis: dr.  Mira Irmawati,   SpA,    dr. I Gusti Ayu Indah Ardani, SpKJ1,  dr. Dewi  Astasari,  dr.  Irwanto, SpAK, dr. Ahmad Suryawan, SpAK,  dr. Moersintowarti B. Narendra, SpAK, MSc
Kode Jurnal: jpkedokterandd130001

Artikel Terkait :