PENGARUH EKSTRAK METANOL BIJI MAHONI TERHADAP PENINGKATAN KADAR INSULIN, PENURUNAN EKSPRESI TNF-ΑDAN PERBAIKAN JARINGAN PANKREAS TIKUS DIABETES
ABSTRACT: Diabetes
mellitus(DM) merupakan penyakit gangguan metabolisme yang ditandai dengan
meningkatnya kadar glukosa darah
(hiperglikemia) akibat gangguan
sekresi insulin dan
atau meningkatnya resistensi
insulin. T erapi ekstrak
metanol biji mahoni (Swetenia mahagoni Jacq) merupakan
salah satu pengobatan
alternatif penyakit DM. Penelitian ini
dilakukan untuk membuktikan pengaruh pemberian terapi ekstrak metanol
biji mahoni terhadap kadar insulin,
ekspresi TNF-α dan perbaikan jaringan
pankreas pada tikus
hasil induksi Multiple
Low Dose-Streptozotocin (MLD-STZ)
dosis 20 mg/kgBB selama 5 hari berturut-turut. Tikus
diukur kadar glukosa darah dengan menggunakan glukometer digital dan dinyatakan
DM bila kadar glukosa darahnya ≥ 300 mg/dl. Penelitian ini menggunakan 25 ekor
tikus putih (Rattus novergicus) jantan galur wistar yang dibagi menjadi 5
kelompok yaitu kelompok 1 kontrol negatif ,
kelompok 2 kontrol positif
, kelompok 3, 4 dan 5 tikus hasil
induksi MLD-STZ serta masing-masing diberikan terapi ekstrak metanol biji mahoni dosis 100; 250 dan 400 mg/kgBB selama 7 hari.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian terapi ekstrak metanol biji mahoni
dosis 100; 250 dan
400 mg/kgBB pada
tikus hasil induksi
MLD-STZ menunjukkan penurunan
kadar glukosa darah
berturut-turut sebesar
55,47%; 81,01% dan
73,63%, peningkatan kadar
insulin sebesar 78,38%;
275,68% dan 145,95%,
penurunan ekspresi TNF-α sebesar
30,34%; 67,28% dan
49,91%, serta perbaikan
kerusakan jaringan pankreas
pada penurunan derajat insulitis
(p<0,05). Berdasarkan
penelitian ini dapat
disimpulkan adanya pengaruh
terapi ekstrak metanol
biji mahoni terhadap kadar insulin, ekspresi TNF-α dan kerusakan
jaringan pankreas tikus hasil induksi MLD-STZ. Pengaruh terapi tersebut optimal
pada pemberian biji mahoni dosis 250 mg/kgBB.
Kata Kunci: Ekstrak metanol
biji mahoni, ekspresi TNF-α, insulin, kerusakan jaringan pankreas, MLD-STZ
Penulis: Nany Suryani, Tinny
Endang H, Aulanni'am
Kode Jurnal: jpkedokterandd130409