EFEK CATECHINS TEH HIJAU TERHADAP EKSPRESI ROR ΑDAN C/EBP-Α PADA KULTUR PRIMER PREADIPOSIT
ABSTRACT: Obesitas merupakan
faktor risiko terjadinya
berbagai penyakit yang
dapat menyebabkan kematian.
Pada tingkat sel, obesitas dicirikan oleh pertambahan
ukuran dan jumlah sel adiposit diantaranya melalui proses adipogenesis. T eh
hijau merupakan minuman yang dikonsumsi di seluruh dunia, yang memiliki banyak manfaat terhadap kesehatan terutama disebabkan oleh
konsentrasi polifenol catechins
yang memiliki efek
anti-obesitas. Penelitian
ini bertujuan untuk membuktikan efek isolat senyawa golongan catechins teh hijau pada regulator negatif maupun positif pada adipogenesis yaitu ROR-α
dan C/EBP-α. Penelitian
ini dilakukan secara
in vitro pada
kultur primer preadiposit
dengan 4 kelompok perlakuan: (1)
kelompok kontrol, (2)
dipapar dengan catechins
5µM, (3) dipapar
dengan catechins 10
µM dan kelompok
(4) dipapar dengan catecins
30 µM. Dua
hari setelah sel
mencapai confluent, sel
diinduksi untuk berdiferensiasi menjadi adiposit dengan
IBMX, DEX dan
insulin. Pada hari
ke 3 diferensiasi,
sel dipapar dengan
catechins selama 24
jam, setelah itu sel
dipanen dan ekspresi
ROR-α dan C/EBP-α
diperiksa menggunakan metode
ELISA dan immunositokimia. Isolat
senyawa golongan catechins teh hijau pada dosis 10 dan 30 µM secara signifikan menurunkan ekspresi
C/EBP-α masing-masing sebesar 20,24% dan 26,43%. Pemaparan isolat senyawa
golongan catechins teh hijau tidak memiliki efek yang signifikan terhadap ekspresi
ROR-α meskipun ekspresinya
cenderung meningkat seiring
dengan pertambahan dosis. Dapat disimpulkan bahwa isolat senyawa
golongan catechins teh hijau dapat menghambat adipogenesis melalui penurunan C/EBP-α.
Penulis: Faridha Khaira H,
Retty Ratnawati, Diana Lyrawati
Kode Jurnal: jpkedokterandd130408