Patofisiologi Pintasan Jantung Paru

Abstract: Perubahan fisiologi yang disebabkan oleh pintasan jantung paru (PJP) adalah perubahan pulsatilitas, pola aliran darah, pengaruh paparan darah terhadap permukaan nonfisiologis, kerusakan darah akibat tekanan (shear stress), hemodilusi, dan respons stres yang berlebihan. Peningkatan keamanan penggunaan PJP bergatung pada pengetahuan dan pemahaman yang baik terhadap perubahan homeostatis sirkulasi normal. Kontrol sirkulasi selama PJP dilakukan dengan memerhatikan aliran darah sistemik, tekanan arteri, tekanan vena, dan distribusi aliran darah. Perubahan sirkulasi selama PJP dapat terjadi saat PJP dimulai, pada periode hipotemia, pada fase pemulihan temperatur (rewarming), saat PJP dengan temperatur hangat (warm CPB) dan PJP juga akan mengakibatkan perubahan pada mikrosirkulasi, serta keadekuatan perfusi jaringan.
Kata kunci: Efek pintasan jantung paru, patofisiologi, pintasan jantung paru
Penulis: Doddy Tavianto, A. Himendra Wargahadibrata, Chairil Gani C.
Kode Jurnal: jpkedokterandd130203

Artikel Terkait :