Metode Cepat Identifikasi Flavonoid dari Daun Ocimum sanctum L. (Selasih)

Abstract: Manfaat suatu tumbuhan sebagai obat herbal diperoleh dari kandungan kimianya, misalnya flavonoid. Flavonoid bermanfaat untuk kesehatan tubuh manusia. Oleh karena itu, kandungan flavonoid dapat dijadikan sebagai acuan manfaat suatu tanaman dan dibutuhkan metode identifikasi flavonoid yang cepat. Tujuan penelitian untuk memperoleh metode cepat kandungan flavonoid dalam Ocimum sanctum. Telah dilakukan penelitian ekstraksi, isolasi, dan identifikasi flavonoid daun Ocimum sanctum di laboratorium Kimia Medik Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran pada tahun 2005. Flavonoid diekstraksi sinambung dengan etanol 95%, diisolasi dengan kromatografi kertas/lapis tipis selulose dan asam asetat 2%, kemudian dilanjutkan dengan pengembang: n-butanol–asam asetat–air, kloroform–asam asetat–air, forestall, asam asetat 5%, 15%, 35%, dan 50%. Flavonoid diidentifikasi dengan pereaksi geser dan sinar ultraviolet. Hasil isolasi dengan asam asetat 2% dan 35% berturut-turut memberikan dua bercak flavonoid, sebagai flavon, FOAc-1 mempunyai Rf=0,69 dan FOAc-2 mempunyai Rf=0,57. Pengembang lainnya memberikan satu bercak flavonoid. Simpulan, isolasi dengan asam asetat 2% dan 35% berturut-turut serta identifikasi dengan pereaksi geser dan sinar ultraviolet merupakan metode yang cepat untuk identifikasi kandungan flavonoid dalam Ocimum sanctum.
Kata kunci: Flavonoid, identifikasi flavonoid, Ocimum sanctum
Penulis: Diah Dhianawaty, Ramdan Panigoro, Samsudin Surialaga, Pricilla Purushothman
Kode Jurnal: jpkedokterandd120070

Artikel Terkait :