Kesalahan Interpretasi Gram sebagai Laporan Pendahuluan pada Kultur Darah Positif Errors in Interpretation of Gram Stain in The First Notification from Positive BACTEC Blood Cultures in Clinical Microbiology Laboratory of Dr. Kariadi Hospital

ABSTRAK: Kultur darah disertai dengan laporan pemeriksaan mikroskopis Gram dari kultur yang positif seringkali dianggap sebagai “baku emas” untuk diagnosis bakteremia. Bila kultur darah menunjukkan positif, dokter penanggung jawab pasien diberitahu segera mengenai hasil pemeriksaan Gram. Namun, catatan keakuratan hasil pemeriksaan mikroskopis Gram belum diteliti secara luas. Kami meneliti kesalahan interpretasi pemeriksaan mikroskopis Gram pada laporan awal dari kultur darah yang positif pada laboratorium mikrobiologi RS Dr. Kariadi dalam studi observasional.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Dalam penelitian ini, dilakukan 369 kultur darah. Kultur darah yang positif (135 sampel) kemudian diperiksa dengan pewarnaan Gram. Kultur darah dilakukan dengan metode pada mesin BACTEC 9050, sedangkan pewarnaan Gram dilakukan dengan prosedur standar Gram. Interpretasi pemeriksaan Gram dikonfirmasikan dengan hasil kultur, kesalahan interpretasi dihitung dalam prosentase.
Hasil Penelitian: Selama satu bulan (April 2011) kami memeriksa kultur darah sebanyak 369 kultur darah, 135 diantaranya positif (36,5%). Kultur darah positif yang terjadi kesalahan interpretasi didapatkan 6 (4,4 %) dari 135 pasien, dua sampel diinterpretasi sebagai kokus gram positif, pada hasil kultur tumbuh batang gram negatif yaitu Acinetobacter baumannii, satu sampel diinterpretasi sebagai batang grampositif, pada kultur tumbuh batang gram negatif yaitu Klebsiella pneumoniae. Satu sampel didapatkan batang gram negatif, pada kultur tumbuh batang gram positif yaitu Bacillus spp, sementara dua sampeldiinterpretasi sebagai batang gram negatif saja, sedangkan pada kultur tumbuh polimikrobia, satu sampel muncul Enterobacter aerogenes dan Staphylococcus aureus, satu sampel yang lain tumbuh Escherichia coli dan Acinetobacter spp.
Kesimpulan: Secara keseluruhan 4,4% kesalahan interpretasi Gram dari kultur darah positif relatif tinggi, maka dari itu teknisi laboratorium dan ahli mikrobiologi klinis harus mengetahui jenis potensi kesalahan yang terjadi.
Kata kunci: kultur darah, pengecatan Gram, kesalahan interpretasi
Penulis: Maryani, Desvita Sari, Ridha Wahyutomo, Masfiyah
Kode Jurnal: jpkedokterandd120077

Artikel Terkait :