Kematian Neonatal dan Bayi Lahir Mati serta Hubungannya dengan Kepercayaan dan Perilaku Masyarakat
Abstract: Kabupaten Cirebon
memiliki angka kematian ibu dan bayi yang tinggi. Berbagai upaya sudah
dilakukan untuk menurunkan angka tersebut, namun belum berhasil. Penelitian ini
bertujuan untuk menggali informasi yang lebih mendalam tentang keterkaitan
kematian bayi lahir mati dan neonatal dengan latar belakang perilaku serta
kepercayaan masyarakat tentang kehamilan, persalinan, dan perawatan bayi baru
lahir di desa pesisir dan pedalaman. Pendekatan penelitian menggunakan
paradigma gabungan antara kualitatif dan kuantitatif (mixed paradigm) dengan
menggali informasi secara mendalam mengenai faktor predisposing, faktor
enabling, dan faktor reinforcing kepercayaan serta perilaku masyarakat.
Penelitian dilakukan di desa Weru Lor (pedalaman) dan Suranenggala (pesisir) di
kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada tahun 2006. Hasil penelitian menunjukkan
adanya stigma-stigma yang melatarbelakangi perilaku tidak rasional dalam
hubungannya dengan kematian bayi lahir mati dan neonatal. Tidak terdapat
perbedaan kepercayaan antara desa pedalaman dan desa pesisir. Kesimpulan
penelitian ini adalah perlunya kompetensi petugas kesehatan dalam
penyebarluasan informasi rasional sehingga mampu menghilangkan stigma-stigma
yang tumbuh dalam masyarakat.
Penulis: Rizanda Machmud, Yunarti
Yunarti
Kode Jurnal: jpkedokterandd100047