HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KONSEP DIRI ANAK USIA SEKOLAH (10-12 TAHUN)
Abstrak: Pola asuh merupakan
proses di dalam keluarga, interaksi orang tua dan anak. Pola asuh diterapkan sejak
anak lahir dan
disesuaikan dengan usia
serta tahap perkembangan, contohnya pada
anak usia 10-12
tahun. Usia tersebut
merupakan usia praremaja
yang memiliki berbagai karakteristik perkembangan dimana akan
mempengaruhi cara pandang individu
tentang diri. Pengetahuan
individu tentang diri,
perpaduan antara perasaan, sikap, dan
persepsi bawah sadar
ataupun sadar dinamakan
konsep diri. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan
konsep diri anak usia sekolah (10-12 tahun). Jenis penelitian adalah
kuantitatif non eksperimental dengan studi korelasi dan
pengumpulan data menggunakan
kuesioner. Responden penelitian
adalah anak usia 10-12
tahun dan ditentukan
dengan teknik total
sampling. Total responden 149 orang. Data diuji dengan
menggunakan Chi Square dan hasil menunjukkan terdapat hubungan antara
pola asuh orang
tua dengan konsep
diri anak usia
sekolah (10-12 tahun) (x2=6.808;
p=0.033). Pola asuh demokratis lebih banyak didapatkan anak dengan konsep diri
positif 73,3%, sedangkan
pola asuh otoriter
dan permisif didapatkan
lebih banyak anak dengan konsep diri negatif yaitu 18,9% dan 28,4%.
Saran diberikan kepada para orang tua agar menerapkan pola asuh demokratis
dimana anak 10-12 tahun dengan konsep diri positif terbanyak didapatkan dari
pola asuh tersebut, pihak sekolah dan orang tua
diharapkan mampu berkolaborasi
untuk meningkatkan prestasi
siswa sesuai minat dan
kemampuannya, pada perawat
komunitas diharapkan dengan
perannya di masyarakat dapat
membantu menemukan masalah
dan memberikan pendidikan kesehatan terkait pola asuh orang
tua dan konsep diri anak.
Penulis: Nisha Pramawaty, Elis
Hartati
Kode Jurnal: jpkeperawatandd120139