HUBUNGAN ANTARA ATOPI DENGAN RIWAYAT PENYAKIT ALERGI DALAM KELUARGA DAN MANIFESTASI PENYAKIT ALERGI PADA BALITA
Abstract: Prevalensii penyakit
alergi cenderung meningkat dalam dekade terakhir. Hal ini disebabkan karena
faktor genetik dan lingkungan. Faktor genetik dibuktikan dengan riwayat
penyakit alergi dalam keluarga. Penyakit alergi merupakan gejala alergi pada
individu yang atopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah atopi dan
riwayat penyakit alergi dalam keluarga merupakan faktor risiko timbulnya
manifestasi penyakit alergi. Penelitian dilakukan di Puskesmas Garuda, Babakan
Sari dan Padasuka Bandung selama bulan Februari-Maret 2007 dengan rancangan
cross sectional. Subjek yang telah mempunyai data hasil uji tusuk kulit (UTK)
dan ada tidaknya riwayat penyakit alergi dalam keluarga dilakukan pengisian
kuesioner standar The International Study of Asthma and Allergies in Childhood
(ISAAC) dan pemeriksaan fisis. Subjek dinyatakan atopi bila hasil UTK positif.
Hubungan antara variabel dianalisis dengan metode Ki kuadrat dan rumus Mantel
Haenszel untuk mengkontrol confounding variabel. Jumlah subjek sebanyak 260
anak (92%), terdiri dari 130 anak dengan riwayat penyakit alergi dalam keluarga
dan 130 anak tanpa riwayat penyakit alergi dalam keluarga. Berdasarkan UTK
didapat 70 anak atopi dan 190 anak nonatopi. Manifestasi penyakit alergi
terdapat pada 86 anak (33,08%). Manifestasi terbanyak adalah rinitis alergika
41 anak (15,77%), kemudian dermatitis atopik 18 anak (6,92%), dan asma 5 anak
(1,92%). Kejadian manifestasi penyakit alergi terdapat pada 57,1% anak atopi
dan 24,2% anak nonatopi. Kejadian manifestasi penyakit alergi terdapat pada
41,5% anak dengan riwayat penyakit alergi dalam keluarga dan 24,6% anak tanpa
riwayat penyakit alergi dalam keluarga. Atopi mempunyai hubungan yang lebih
kuat dengan manifestasi penyakit alergi pada balita, namun riwayat penyakit
alergi dalam keluarga juga mempunyai hubungan sehingga merupakan hal yang
penting untuk ditanyakan kepada orang tua.
Penulis: Endah Weninggalih,
Cissy B. Kartasasmita, Budi Setiabudiawan
Kode Jurnal: jpkedokterandd090124