Gambaran Pengetahuan Wanita pada Usia Produktif tentang Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif
Abstrak: Air Susu Ibu (ASI)
lebih baik daripada susu formula karena ASI mengandung nutrisi yang tinggi yang
berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Dalam rangka mengurangi
mortalitas dan morbiditas anak, World Health Organization (WHO)
merekomendasikan agar ASI eksklusif diberikan kepada bayi yang baru lahir
minimal selama enam bulan. Tetapi ada faktor yang mungkin dapat menyebabkan
kegagalan pemberian ASI diantaranya adalah karena faktor pengetahuan yang kurang.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan
wanita pada usia produktif tentang ASI eksklusif. Penelitian ini bersifat
deskriptif dengan pendekatan cross-sectional study, data diperoleh dengan
membagikan kuesioner kepada 40 wanita usia produktif (15-49tahun) di Dusun III,
Desa Sei Baharu, Kecamatan Hamparan Perak. Responden dipilih dengan metode
consecutive sampling.
Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa pengetahuan wanita pada usia produktif di Dusun III, Desa
Sei Baharu, Kecamatan Hamparan Perak tentang ASI eksklusif yang termasuk dalam
kategori “baik” adalah sebanyak 10 orang, yang termasuk dalam kategori “cukup”
adalah sebanyak 29 orang, dan yang termasuk dalam kategori “kurang” adalah
sebanyak 1 orang. Sebagian besar responden pendidikan terakhirnya adalah SMA
(50%) dan status kawinnya adalah kawin (65%).
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan wanita pada usia
produktif di Dusun III, Desa Sei Baharu, Kecamatan Hamparan Perak tentang ASI
eksklusif tergolong dalam kategori “cukup”.
Penulis: Daniel Daniel
Kode Jurnal: jpkedokterandd130089