Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Masyarakat Banda Aceh Mencari Pengobatan ke Luar Negeri
Abstrak: Kecenderungan orang
Indonesia berobat ke luar negeri semakin meningkat. Setiap tahun sekitar 1 juta pasien berobat ke luar negeri
dan devisa yang dikeluarkan mencapai 600 juta US$. Telah dilakukan penelitian
deskriptif dengan metode
cross sectional survey
mengenai faktor-faktor yang
menentukan masyarakat Banda Aceh mencari pengobatan ke luar negeri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor usia, pendidikan, keseriusan
penyakit, pengetahuan dan
pendapatan terhadap perilaku
masyarakat mencari pengobatan ke
luar negeri. Penelitian
ini dilakukan terhadap
25 responden yang
berada di Banda Aceh.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa
dari 25 responden,
56% responden berperilaku
salah dan 44
% responden berperilaku benar.
Berdasarkan usia, responden
usia pertengahan lebih
banyak (84%) mencari
pengobatan ke luar negeri
dibandingkan usia tua
(12%) dan usia
muda (4%). Berdasarkan
pendidikan, responden dengan tingkat pendidikan
tinggi lebih banyak
(88%) mencari pengobatan
dibandingkan dengan tingkat
pendidikan menengah (8%) dan dasar (4%). Berdasarkan keseriusan
penyakit, responden dengan penyakit yang serius lebih banyak mencari
pengobatan (80%) dibandingkan
dengan penyakit yang
tidak serius (5%).
Berdasarkan pengetahuan,
responden dengan pengetahuan
baik lebih banyak
(84%) mencari pengobatan
dibandingkan dengan
pengetahuan kurang baik (16%). Berdasarkan
pendapatan, responden dengan
pendapatan tinggi lebih banyak (88%) mencari pengobatan
dibandingkan pendapatan rendah (16%).
Kata Kunci: Perilaku mencari
pengobatan, usia, pendidikan, keseriusan penyakit, pengetahuan, dan pendapatan
Penulis: Liza Salawati
Kode Jurnal: jpkedokterandd100028