Distribusi Subtipe Juvenile Idiopathic Arthritis di Bandung

Abstract: Juvenile idiopathic arthritis (JIA) merupakan penyakit reumatik kronik tersering pada anak yang terjadi sebelum usia 16 tahun. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi profil penderita yang didiagnosis JIA. Dilakukan penelitian deskriptif retrospektif terhadap penderita JIA yang datang ke Divisi Alergi Imunologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung pada periode Januari 2006–Oktober 2011 berdasarkan rekam medis. Didapatkan 28 penderita JIA terdiri atas 10 anak laki-laki dan 18 anak perempuan, dengan rentang usia 2–14 tahun, usia rata-rata 8,25±3,62 tahun. Sebanyak 14 penderita JIA merupakan tipe oligoartritis persisten, 6 tipe sistemik, 5 tipe poliartritis, dan terdapat 1 orang penderita poliartritis tipe dewasa. Pada pemeriksaan laboratorium, didapatkan 2 penderita dengan faktor reumatoid positif dan 14 penderita negatif. Terapi yang diberikan obat antiinflamasi nonsteroid sebagai protokol terapi standar, steroid, dan disease modifying anti-rheumatic drugs (metotreksat). Terdapat 3 penderita meninggal yang semuanya merupakan tipe sistemik. Simpulan, sebagian besar JIA merupakan tipe oligoartritis persisten, lebih banyak ditemukan pada anak perempuan dibandingkan dengan laki-laki. Kasus kematian terjadi pada JIA tipe sistemik. Sebagian besar penderita memberikan respons yang baikterhadap protokol terapi standar.
Kata kunci: Anak, juvenile idiopathic arthritis, subtype
Penulis: Reni Ghrahani, Budi Setiabudiawan, Gartika Sapartini, Hesti Puspasari
Kode Jurnal: jpkedokterandd120073

Artikel Terkait :