Aktivitas Enzim Superoksida Dismutase, Katalase, dan Glutation Peroksidase Wanita Penderita Sindrom Metabolik
Abstract: Rendahnya status
antioksidan endogenus memicu perkembangan kondisi sindrom metabolik (SM).
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi aktivitas enzim antioksidan
superoksida dismutase (SOD), katalase, dan glutation peroksidase (GSH-PX) dalam
plasma wanita penderita sindrom metabolik. Penelitian dilakukan periode
Maret–November 2010, dengan responden penelitian adalah 30 wanita yang memiliki
kriteria sebagai berikut: kadar guladarah >normal, body mass index >25
kg/m2, hipertrigliseridemia, high-density lipoprotein (HDL) rendah, usia >40
tahun, dan tinggal di Purwokerto. Seleksi responden dimulai melalui survey di
poliklinik internis Rumah Sakit Umum Margono Soekarjo Purwokerto. Kepada calon
responden dijelaskan tentang tujuan penelitian, kondisi SM, dan
perkembangannya. Calon responden yang bersedia bergabung diminta menandatangani
informed consent, diukur berat badan, tinggi badan, dan tekanan darahnya.
Diambil sampel darahnya 2 mL, intravena, ditentukan kadar glukosa darah,
trigliserida, dan HDL. Bagian plasma, diuji aktivitas enzim SOD, katalase, dan
GSH-PX. Data dipresentasikan sebagai rata-rata + standard error. Status
antioksidan wanita penderita sindrom metabolik rendah, ditunjukkan oleh aktivitas
SOD 379,3 Unit/mg protein, katalase 6,42 UI/mg protein, dan GSH-PX 804,9 nmol/g
protein, serta kadar malondialdehid (MDA) sebesar 2.943,4 pmol/mL. Karena itu
responden perlu asupan kaya antioksidan. Simpulan, status antioksidan
peroksidase sama rendah yang ditunjukkan oleh rendahnya aktivitas enzim SOD,
katalase, dan glutation peroksidase.
Penulis: Hery Winarsi, Siwi P.
M. Wijayanti, Agus Purwanto
Kode Jurnal: jpkedokterandd120072