Ascariasis : Infeksi Cacing

Abstrak: Infeksi  cacing  usus  masih  merupakan  masalah  kesehatan  masyarakat  di  negara berkembang termasuk Indonesia. Askariasis adalah penyakit kedua terbesar yang disebabkan oleh makhluk  parasit.  Ascaris  lumbricoides  dewasa  dapat  menimbulkan  berbagai  akibat  mekanik seperti  obstruksi  usus,  perforasi  ulkus  usus,  sumbatan  pernapasan.  frekuensi  tertingi  penyakit  ini diderita oleh anak-anak. Untuk menegakkan diagnosis pasti harus ditemukan cacing dewasa dalam tinja atau muntahan penderita dan telur cacing dengan bentuk yang khas. Pemeriksaan tinja dapat dilakukan  dengan  3  cara,  yaitu  cara  sederhana,  cara  konsentrasi  (cara  Kato)  dan  cara  kuantitatif (Kato Katz). Selain itu bisa pula dilakukan pemeriksaan Radiologi untuk melihat adanya pengaruh dari infiltrat di paru seperti sindrom loeffler, pneumonitis eosinovili. Pencegahan dapat dilakukan dengan  cara  penyuluhan  kesehatan  tentang  sanitasi  yang  baik  dan  tepat  guna,  Hygiene  keluarga dan  hygiene  pribadi.  obat  yang  sekarang  ini  dipakai  dalam  pengobatan  ascariasis  adalah mebendazol,  pirantel  pamoat,  levamisol  hidroklorida,  dan  garam  piperazin.  Komplikasi  yang terjadi  bisa  disebabkan  oleh  migrasi  ascaris  lumbricoides,  massa  ascaris,  pneumonia  dan  abses hepatis pada anak-anak.
Kata kunci: askariasis, cacing, pengobatan
Penulis: Teuku Romi Imansyah Putra
Kode Jurnal: jpkedokterandd100032

Artikel Terkait :