UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PRODUK KENDANG JIMBE MENGGUNAKAN QFD DENGAN MEMPERTIMBANGKAN DAMPAK TERHADAP LINGKUNGAN
ABSTRACT: Persaingan di dunia
industri semakin meningkat seiring dengan munculnya para pelaku bisnis di
berbagai bidang. Salah satu bentuk persaingan industri yang mendominasi
akhir-akhir ini adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Akan tetapi,
realita yang terjadi UMKM belum mampu menghasilkan produk yang standar antara
satu produk dengan produk yang lain. Selain itu, konsumen dewasa ini sangat
teliti dalam hal kualitas produk baik secara fungsi dan tampilan maupun
keramahannya terhadap lingkungan. Pada penelitian ini menggunakan metode
Quality Function Deployment (QFD). Metode ini digunakan untuk merencanakan dan
mengembangkan produk kendang jimbe secara terstruktur dengan harapan dapat
memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen. Selain itu, penelitian ini
menambahkan cara mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh kegiatan produksi
kendang jimbe. Sehingga harapannya produksi kendang jimbe akan terus berkarya
tetapi tetap memperhatikan lingkungan Berdasarkan hasil analisis,konsep produk
baru yang diusulkan memakai kayu nangka, memakai tali dengan warna yang bervariasi,
dan variasi desain kendang jimbe yang lebih beragam khususnya pada pemberian
motif. Konsep baru meberikan selisih biaya produksi sebesar Rp 1.555,00 dari
konsep lama. Hal ini dikarenakan pengurangan biaya kayu sebesar Rp 1.855,00 dan
penambahan biaya dalam penggunaan tali sekitar Rp 300,00. Atribut lain yang
perlu diperhatikan adalah ketahanan kendang jimbe terhadap serangan serangga
atau jamur dan pemberian motif pada badan kendang jimbe. Perlakuan untuk
mengurangi dampak negatif lingkungan seperti optimisasi dalam penggunaan bahan
baku dan penggunaan alat-alat pada saat kegiatan produksi.
Penulis: Noftio Fernando,
Mochamad Choiri, Rahmi Yuniarti
Kode Jurnal: jptindustridd130070