Strategi Minimisasi Potensi Bahaya Berdasarkan Metode Hazard and Operability (HAZOP) Di PT. Agronesia
ABSTRAK: PT AGRONESIA divisi
industri teknik karet (Inkaba), dalam kegiatan produksinya menggunakan mesin
yang kompleks yang
dapat menimbulkan potensi
bahaya bagi operator. Kemungkinan
terjadinya potensi bahaya
di Inkaba cukup
besar, oleh karena
itu pada penelitian
ini dilakukan strategi
untuk meminimasi terjadinya
potensi bahaya di Inkaba. Penelitian dilakukan pada stasiun kerja kritis yaitu
stasiun kerja dengan jumlah biaya
kecelakaan terbesar yaitu stasiun kerja callender. Identifikasi potensi
bahaya dengan menggunakan metode Hazard and Operability (HAZOP)
dilakukan berdasarkan proses
yang terjadi di
Inkaba. Titik kajian ditentukan
berdasarkan hal-hal yang
menunjang proses di
mesin callender. Titik kajian adalah kran saluran uap, roll mesin,
werstan, kran saluran air, kran oli
pelumas, dan motor
penggerak mesin. Setelah
proses identifikasi, dilakukan
penilaian risiko pada masing-masing titik kajian dengan menggunakan teknik Risk
Index. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui terdapat risiko rendah, tinggi,
dan ekstrim. Pada risiko yang masuk kategori tinggi dan ektrim dilakukan analisis dengan
menggunakan fault tree
analysis (FTA), sehingga
dapat didiketahuibasic event dan
dilanjutkan dengan penentuan
rekomendasi. Rekomendasi
berdasarkan potensi bahaya
yang mungkin terjadi
dan dikelompokkan kedalam 3 kelompok rekomendasi, yaitu rekomendasi
mengenai instruksi kerja, rekomendasi mengenai maintenance, dan rekomendasi
mengenai design system.
Kata kunci:
Potensi Bahaya, Hazard
and Operability, Stasiun
Kerja Kritis, Titik Kajian, Risk Index, Fault Tree
Analysis, Basic Event, Instruksi Kerja
Penulis: HELDA R. Z, YUNIAR,
CAECILLIA S.W
Kode Jurnal: jptindustridd130138