Rancang Bangun Water Bike sebagai Sarana Wisata dan Pengontrol Karambah Waduk Tanjungan Mojokerto
Sari: Pemerintah Daerah Mojokerto,
baru-baru ini mengembangkan sebuah Dam Tanjungan menjadi salah satu tujuan
wisata dan tempat budidaya ikan dengan metode karamba. Pada saat ini sarana
transportasi yang digunakan pada dam Tanjungan adalah dengan memanfaatkan
sarana perahu yang menggunakan mekanisme menggunakan roda dayung. Kelemahan
yang dimiliki pada alat ini adalah kecepatannya terbatas, dan memiliki daya
dorong rendah. Rancang bangun water bike ini dilakukan dengan beberapa tahapan
perancangan dan pengembangan produk. Water bike dirancang dengan menggunakan
mekanisme baling-baling dengan sistem transmisi roda gigi. Sehingga kecepatan
dapat ditingkatkan dengan torsi rendah dan daya rotasi rendah. Hasil pengujian
sepeda Air adalah kapasitas penumpang 2 orang dengan total berat total (penumpang
dan barang) 300 kg. Posisi pedal disesuaikan dengan antopometri tubuh manusia
dan cocok untuk fasilitas pariwisata dan pengendali Karamba.
Penulis: Yuwono B Pratiknyo,
Susila Candra, Michael Lawrence Tanujaya
Kode Jurnal: jptindustridd110007