PERILAKU KONSUMEN AKAN KEMUNGKINAN MENYUMBANGKAN PONSEL BEKAS KE PROGRAM PENGUMPULAN PONSEL UNTUK DIDAUR ULANG

Abstract: Pertumbuhan pesat pasar ponsel di Indonesia berpotensi mengakibatkan ledakan limbah ponsel bekas di masa depan. Limbah ponsel bekas berdampak buruk bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan menyumbang ponsel bekas ke program pengumpulan ponsel untuk didaur ulang. Di Indonesia, program pengumpulan ponsel belum banyak dilakukan. Penelitian ini memberikan informasi mengenai perilaku penggunaan ponsel (usage behavior) dari konsumen yang menyumbang ponsel bekas ke program pengumpulan ponsel untuk didaur ulang, serta perilaku konsumen untuk menyumbang ponsel untuk didaur ulang.  Informasi ini diharapkan dapat digunakan untuk memprediksi jumlah ponsel bekas yang berpotensi dikumpulkan untuk didaur ulang. Pengumpulan data dilakukan melalui survey dengan cara menyebarkan kuesioner secara langsung dan online. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Jumlah sampel penelitian 200 responden. Berdasarkan hasil pengolahan data juga menunjukkan bahwa niat berperilaku konsumen di Jabodetabek untuk mendaur ulang ponsel bekas adalah netral, sedangkan niat berperilaku konsumen untuk menyumbang ponsel bekas ke program pengumpulan ponsel untuk didaur ulang adalah positif. Selanjutnya, diketahui adanya perbedaan niat berperilaku untuk mendaur ulang ponsel bekas dan menyumbang ponsel bekas ke program pengumpulan ponsel untuk didaur ulang, menurut jenis pekerjaan.
Kata kunci: ponsel bekas, limbah elektronik, daur ulang, program pengumpulan, perilaku konsumen
Penulis: Helena Kristina, Jessica Hanafi, novita Wunda
Kode Jurnal: jptindustridd120058

Artikel Terkait :