PERENCANAAN PRODUKSI AGREGAT PRODUK TEMBAKAU RAJANG P01 DAN P02 DI PT X
ABSTRACT: Perencanaan agregat
dibuat untuk menyesuaikan kemampuan produksi dalam menghadapi permintaan pasar
yang tidak pasti dengan mengoptimumkan penggunaan tenaga kerja dan peralatan
produksi yang tersedia sehingga biaya total produksi dapat ditekan seminim
mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi agregat yang sesuai
untuk digunakan dalam perencanaan produksi perusahaan penghasil tembakau rajang
yang memiliki permintaan berfluktuasi. Strategi yang digunakan antara lain
Chase Strategy, Level Strategy dan Hybrid Strategy yang kemudian dipilih
strategi terbaik yang memberikan biaya produksi paling minimum. Strategi
agregat terpilih digunakan untuk melakukan perencanaan produksi agregat untuk
periode mendatang, dilanjutkan dengan perhitungan disagregasi serta penentuan
Jadwal Induk Produksi. Strategi agregat terpilih adalah Hybrid Strategy yang
memberikan total biaya produksi paling minimum sebesar Rp 34.309.781.219,
dimana biaya produksi mengalami penghematan sebesar Rp 234.376.086 dari biaya
produksi awal perusahaan. Perencanaan produksi agregat untuk satu tahun ke
depan memberikan perkiraan biaya produksi sebesar Rp 36.058.349.808.
Penulis: Itsna Aulia
Octavianti, Nasir Widha Setyanto, Ceria Farela Mada Tantrika
Kode Jurnal: jptindustridd130067